MAIL behind the scene:
1. Susi Fatiqoh
Kelahiran Nganjuk 23
tahun lalu ini adalah alumni S1 Prodi Bahasa Inggris STKIP PGRI Jombang.
Pemilik hobi membaca, menulis dan mengoleksi foto ini adalah seorang yang ceria, penuh humor, mudah
bergaul, PeDe dan penuh semangat. Sekali saja dia berinteraksi dengan anak-anak
MAIL Sumbermiri, Susi sudah menjadi idola baru bagi anak-anak perempuan disana
(terbukti pada minta foto bareng tu…he..he..he..)
Hal yang paling berkesan
dalam hidupnya adalah ketika dia menemukan suasana dan kenyataan baru yang
membuat kehidupannya berubah, sehingga ia ingin menjadi manusia yang lebih baik
dan lebih baik lagi (penuh rahasia nih..). Motto hidupnya adalah LIVE IS
CHOICE, yang menurutnya memiliki makna yang luar biasa.
Pencinta jus jeruk dan
apel serta nasi goreng ini berharap MAIL memiliki manfaat yang dapat dirasakan
oleh masyarakat sumbermiri. (Sekarang Susi berkelana di Tegal, juga demi
memajukan pendidikan..walopun demikian, ia masih dicintai oleh anak-anak maupun
personil MAIL)
2. Lilik Indrawati
Pemilik darah O yang
tinggal di desa Sembung, Kecamatan Perak Jombang ini biasa dipanggil Lilik.
Umurnya 22 tahun dan berprofesi sebagai guru PAUD yang memiliki hobi melakukan
segala hal baru yang menantang. Penggemar cemilan ini mempunyai motto :”dapat
bermanfaat di manapun ALLAH kehendaki”.
Almarhum Bapak adalah
diantara orang yang menginspirasi hidupnya, karena telah memberinya kebebasan
dalam memilih sesuatu. Sedangkan yang paling berkesan dalam hidupny adalah saat
mendapatkan pengalaman dan ilmu baru.
Lilik punya mimpi untuk
dapat mendirikan lembaga pendidikan mulai dari SD sampai SLTA yang lulusanya
mampu mandiri dan berinovasi dalam menghadapi kehidupan/masa depan.
Alasannya bergabung
dengan MAIL adalah karena panggilan ILLAHi dan berharap MAIL menjadi tempat
yang dicari, dirindu oleh smua golongan dan tetap berpegang teguh pada
cita-citanya serta memberi solusi yang luar biasa..(Semangat sekalleee..)
3.
Indah
Tri Mulyanti
Kelahiran oktober 23 tahun
lalu ini adalah penduduk asli Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, Kabupaten
Nganjuk, yang merupakan markas MAIL pertama. Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
(STKIP PGRI Jombang) yang sedang mengerjakan skripsi ini bergolongan darah O. Hobi
bersepeda, berenang dan berwisata alam. Menu favoritnya adalah tahu goreng,
sayuran dan buah-buahan (vegetarian banget ya..), air putih dan jus alpukat.
Sebagai seorang yang
lahir dan besar di Sumbermiri, Indah memiliki pengalaman yang luar biasa dalam
perjuangan mewujudkan mimpi-mimpinya. Untuk melanjutkan pendidikan dari SD ke
MTsN, dia harus bersekolah keluar desanya. Perjalanan yang sulit dan ketiadaan
listrik, membuatnya harus berangkat jam 04.30 pagi dari rumahnya dengan membawa
obor. Kondisi jalan yang belum beraspal baik, membuat sepeda ontelnya sering
terhambat. Sepeda bocor di tengah perjalanan (jalan dikelilingi hutan), adalah
hal yang biasa; dan karena sepinya jalan, Indah pernah meninggalkan sepedanya
yang bocor di hutan dengan ditutupi dedaunan. Masa SMAnya harus dihabiskan di
Kertosono, sedangkan untuk melanjutkan kuliah, Indah memilih ke Jombang untuk
mewujudkan mimpinya. Dalam waktu dekat Indah akan menjadi sarjana pertama di
desanya.
Pengalaman hidupnya
itulah yang memberi motivasi baginya bergabung dengan MAIL, agar dapat membantu
anak-anak Sumbermiri mewujudkan mimpi-mimpi yang mereka miliki. Ia ingin MAIL
Sumbermiri memberi kontribusi terbaik dalam menggali bakat anak-anak Sumbermiri
dan menjadi perantara dalam mengenalkan ilmu, agama dan cita-cita hidup mereka.
4. Bunda Sari
Namanya Kurnia Sari,
personil MAIL biasa memanggilnya Bunda Sari (tentunya yang tertua diantara
personil MAIL). Dia adalah lulusan terbaik prodi Bahasa Inggris STKIP PGRI
Jombang di tahun 2010. Hobinya saat ini menonton film, nonton bola bersama
jagoan-jagoanya dan traveling. Bunda adalah satu-satunya personil bergolongan
darah AB di tim MAIL, yang membuatnya terkadang memilki pemikiran yang
“nyeleneh” alias “out of the box”.
Motto hidupnya adalah
“Doing the Best You Can Do and Being the Best You Can Be.” Mimpi-mimpi uniknya
tak pernah jauh dari dunia pendidikan. “Orang bikin sekolah, yang bersekolah di
sana harus
bayar, itu biasa..Saya ingin hal yang tidak biasa. Bikin sekolah gratis,
siswanya dibekali keterampilan dan fasilitas untuk mengembangkan kemampuan
entrepreneur, sehingga dapat menjadi pribadi yang kreatif dan mandiri.” Itu
salah satu mimpinya, ditambah keinginan untuk memproduksi film-film bertema
kehidupan sehari-hari yang penuh motivasi bagi anak-anak Indonesia.
Dalam dunia pendidikan,
orang yang menginspirasinya adalah sang ibu, seorang guru yang hampir 40 tahun
mengabdikan diri untuk dunia pendidikan dan totalitas di dalamnya. Ibu membuat
berbagai kebijakan yang memudahkan semua lapisan masyarakat untuk mengakses
fasilitas pendidikan dan penambahan pengetahuan. Bunda berharap MAIL dapat
memberi manfaat nyata bagi anak-anak yang tergabung di dalamnya.
5. Nur Ainun Nisa’
Perempuan yang tinggal
di Kayen Gg.II/1, Kayangan, Diwek, Jombang ini biasa dipanggil Nisa’ atau Inun.
Kelahiran 22 tahun silam ini alumni S1 Prodi Bahasa Inggris, STKIP PGRI Jombang
tahun 2011. Sekarang menjadi tenaga pengajar di SMK Kesehatan Bhakti Indonesia
Medika.
Hal yang paling berkesan
dari pemilik golongan darah B ini adalah ketika berhasil membuat orantuanya
tersenyum karena keberhasilan seorang anak. Salah satu mimpinya adalah
melanjutkan kuliah S2 dan berlanjut sampai dengan meraih gelar professor.
Ia berharap dengan
adanya MAIl muncul banyak cendekiawan yang lahir dari Sumbermiri sehingga mampu
mengubah mindset masyarakat yang masih tabu dengan pendidikan.
6. Mardiansyah Triraharjo
Lahir di Jombang 22
tahun lalu, ia adalah mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI
Jombang yang saat ini sedang menyelesaikan skripsi. Peminat dunia TI dan mantan
Wapres HIMAPRODI Bahasa dan Sastra Indonesia ini hobi memasak, rafting
dan flying fox. Lelaki berbodi gendut dan berkacamata ini saat ini mengelola
perusahaan mandiri bernama “Akademika Advertising”.
Tokoh yang
menginspirasinya selama ini adalah Danang A. Prabowo (alumni IPB yang
melukiskan jejak-jejak mimpi luar biasa). Baginya tak ada yang mustahil dalam
emnggapai mimpi, seperti yang dilakukan Danang A.Prabowo. Pencinta mie ayam dan
es jeruk ini bermimpi di usia 30 tahun mempunyai perusahaan sendiri yang
bergerak di bidang pengembangan SDM.
Penggemar klub
Manchester United ini berharap suatu saat MAIL akan menjadi ikon Pendidikan di
Indonesia, sehingga target mencapai masyarakat Madani bukan Cuma mimpi.
7. Indra Sukmawan Dimas
Kurnia (ISDK)
Lahir tanggal 13 Oktober
1986, memiliki hobi memasak, traveling dan makan. Indra bergolongan darah O dan
memfavoritkan lontong kupang dan sate kerang serta es degan+durian sebagai menu
favorit. Selain berkuliah di Prodi Bahasa inggris, STKIP PGRI Jombang, dia adalah
ketua DPM (Dewan perwakilan Mahasiswa) di kampus tersebut.
Selain mengajar
anak-anak MAIL, Indra juga berposisi sebagai driver roda empat MAIL, karena
profesinya sebagai sopir lepas. Sumber inspirasinya adalah ortunya, wabil
khusus sang Ibu yang tidak pernah lelah untuk selalu mengingatkan, membimbing
dan memperhatikannya selama ini. Hingga saat ini ia tengah berusaha mewujudkan
mimpinya untuk mengantarkan ortunya pergi haji.
Turut serta di MAIL,
dijalani sebagai ibadah. Menurutnya, apapun suatu pekerjaan, bla diawali dengan
niat ibadah, insya ALLAH diberi kemudahan. Dia juga menginginkan berkembangnya
kualitas pendidikan di Sumbermiri.
8. Agus Daryono
Agus adalah kakak
kandung Indah. Kelahiran 25 tahun lalu ini adalah lulusan SMA yang bermimpi
suatu saat bisa melanjutkan kuliah S1. Lajang yang sempat menjadi sopir truk
ini sekarang bekerja di sebuah bimbel di kertosono.
Agus merasa keahliannya
adalah Matematika. Dia merasakan kasih sayang ALLAH dan pelajaran hidup setelah
mengalami perjuangan hidup yang luar biasa. Untuk itulah ia selalu bersyukur
dan berusaha berbuat lebih baik dalam hidupnya.
Dia bermimpi dapat
membangun kualitas pendidikan di Sumbermiri, kampung halamannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar